Select Page
courtessy of digitalprominence.com

courtessy of digitalprominence.com

Memilih hosting provider yang baik bagi pemula merupakan hal yang tidak mudah. Banyak sekali penyedia jasa hosting menawarkan berbagai paket menarik dengan iming-iming harga murah dan janji pelayanan maksimal selama 24 jam sehari. Sebagai calon pengguna jasa, terutama pemula, iming-iming harga murah tentu akan menjadi daya tarik tersendiri.

Bila salah memilih provider, bisa jadi website yang sudah susah payah kita bangun tiba-tiba bermasalah dan tidak bisa diakses. Mulai dari gangguan server, sampai dengan yang paling parah yaitu tiba-tiba hosting provider menghilang tanpa pemberitahuan.

Berikut adalah 4 cara memilih hosting provider yang baik:

1. Penyedia hosting yang telah memiliki pengalaman

Penyedia jasa hosting yang berpengalaman tentu memiliki umur yang lama. Setidaknya pilihlah penyedia jasa yang berusia lebih dari 4 tahun. Bukan berarti yang baru tidak bagus, namun dengan pengalaman yang ada tentu kita tahu bahwa provider tersebut memang sudah lama berbisnis dan berjalan cukup baik. Cara melihat berapa lama umur hosting provider bisa dilihat dari umur domain si provider tersebut menggunakan whois.

2. Memiliki layanan customer service yang handal

Layanan CS ini dapat berbagai macam, telpon, sms, email, komunikasi lainnya dan memang sesuai janji. Jika mereka bilang melayani dalam 24 jam, kita seharusnya dapat menghubungi mereka kapan pun berkaitan dengan layanan mereka. Caranya membuktikannya mudah, cukup hubungi saja di tengah malam. Lihat apakah ada respon dari mereka. Jika ada, berarti layanan mereka memang dapat diandalkan.

4. Berbentuk badan usaha

Sebaiknya kita memilih hosting provider yang berbentuk badan usaha. Badan usaha di sini bisa berupa CV atau PT. Dengan melihat bentuk usaha kita dapat menilai bahwa penyedia jasa serius dalam berbisnis. Beda dengan perusahaan perorangan/tanpa badan usaha, dikhawatirkan jika ada terjadi masalah maka akan lebih sulit untuk mengajukan tuntutan secara hukum.

Bila memungkinkan, pilihlah provider yang berada di Indonesia. Sebab selain lebih dekat, kita akan menghemat devisa negara. Bila kita membeli layanan hosting dari provider luar negeri, maka uang akan mengalir dari Indonesia ke luar negeri dan bukan sebaliknya.

Demikian cara memilih hosting yang baik, menurut pengalaman saya yang masih baru di dunia maya.

 

Arief