Select Page

Memilih sekolah untuk sang buah hati memang gampang karena saat ini relatif banyak bermunculan sekolah (PAUD) di sekitar kita terutama di kota-kota besar. Namun demikian saking banyaknya pilihan membuat orangtua malah menjadi bingung di mana sebaiknya menyekolahkan anaknya dengan tepat.

  1. Sarana dan Prasarana Sekolah

Sebaiknya sekolah untuk anak usia dini berbentuk rumah, bukan gedung sekolah seperti SD, SMP SMA apalagi gedung kampus universitas. Dengan bentuk sekolah yang homey, anak anak merasa nyaman seperti ada di rumah sendiri. Pilih sekolah usia dini yang suasana ruangannya semirip mungkin dengan rumah. Pastikan fasilitas memperhatikan aspek keamanan, misalnya ada alat pemadam kebakaran, besar jeruji tangga dan letak rak buku yang sesuai. Rasio guru dan anak juga penting, di usia dini pastikan jumlah anak dalam kelas juga tidak terlalu banyak

2. Budaya Sekolah

Pilih sekolah yang baik anak maupun orangtua merasa nyaman dalam suasana kelas maupun di luar kelas. Referensi dari orangtua lain yang sudah menjadi bagian dari komunitas seringkali menjadi sumber informasi berarti. Dari referensi ini kita  akan tahu minimal Apakah sekolah memperhatikan aspek kesehatan (misalnya membiasakan makanan sehat), apakah interaksi antar guru terlihat hangat, anak-anak di usia dini banyak tertawa dan tidak tertekan, semua hal ini bisa digali informasinya.

3. Kurikulum Sekolah

Aspek terpenting yang dibiasakan di usia dini adalah kesiapan belajar. Stimulasi berkait bahasa dan literasi, seperti kebiasaan bercerita, membacakan dan mempercakapkan buku adalah bagian yang esensial dari belajar di usia ini. Selain itu anak perlu dibiasakan dengan rutinitas dan kesepakatan – termasuk mandiri dalam berbagai tugas sehari-hari, berbagi perhatian dan barang dengan orang lain, interaksi dengan berbagai usia (sebaya, lebih kecil dan lebih tua).

4. Kebutuhan Anak

Setiap anak punya sifat bawaan, yang akan mempengaruhi stimulasi yang dibutuhkan. Misalnya ada anak yang tingkat aktivitasnya tinggi sehingga butuh banyak kegiatan bergerak, ada yang lebih sulit beradaptasi sehingga butuh transisi lebih lama saat perpisahan, ada yang lebih mudah terdistraksi sehingga butuh latihan dini untuk konsentrasi.

Pilih sekolah yang programnya sesuai dengan tahapan perkembangan anak, tidak hanya menstimulasi satu aspek, misalnya hanya motorik saja atau hanya emosi saja. Tetapi pastikan juga sekolah memahami kebutuhan anak yang unik dan kesiapannya yang mungkin berbeda dengan teman sebaya.

5. Kebutuhan Orangtua

Salah satu yang paling dibutuhkan orangtua di usia dini adalah dukungan dari lingkungan dan teman sesama orangtua untuk berbagi cerita.

Pilih sekolah yang memfasilitasi proses belajar antar orangtua dan memberi panduan orangtua untuk mempraktikkan apa yang dilakukan di rumah.

Sumber: Najeela Shihab – 9 SALAH KAPRAH TENTANG SEKOLAH USIA DINI

Salah satu sekolah anak usia dini di Bandung yang bisa dijadikan pertimbangan untuk dipilih adalah Sekolah Lare Alit. Sekolah ini memiliki sejumlah kriteria yang memenuhi kriteria di atas.  Sekolah yang terletak di Jl Terusan Jakarta No 214 Antapani ini juga bisa dibilang cukup mudah dicapai karena lokasinya di pusat perumahan di kota Bandung.


Metode pengajarannya menggunakan kurikulum berbasis sentra (BCCT – Beyond Centers and Circle Times) yang dengan baik menstimulasi murid-murid sesuai dengan perkembangannya. Terbukti para “lulusannya” yang sudah sangat siap untuk masuk Sekolah Dasar. Berdasarkan cerita dari para orangtua murid yang pernah memasukkan anaknya di Sekolah Lare Alit, anak-anaknya waktu masuk Sekolah Dasar tidak memiliki hambatan yang berarti untuk penyesuaiannya.

Untuk info lebih lanjut mengenai Sekolah Lare Alit, silakan kunjungi www.larealit.com atau WA di 0858 9024 4000.

Arief